Tanpa disadari ternyata di rumah yang kita huni banyak mengandung bahan kimia yang berbahaya. Bahan kimia tersebut mungkin cukup aman bila digunakan sesuai petunjuk. Berikut adalah daftar dari beberapa bahan rumah tangga yang paling berbahaya :
Gas AC – Udara penyegar mungkin berisi salah satu dari sejumlah bahan kimia berbahaya. Kandungan Formaldehida dapat menyebabkan iritasi paru-paru dan selaput lendir dan dapat menyebabkan kanker. Beberapa penyegar udara mengandung p-dichlorobenzene, yang merupakan iritasi beracun. Beberapa produk menggunakan produk yang mudah terbakar dan dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf jika dihirup.
Amonia – Amonia adalah senyawa yang mudah menguap yang dapat mengganggu sistem pernapasan dan selaput lendir jika dihirup, dapat menyebabkan luka bakar jika terkena kulit, dan akan bereaksi dengan produk diklorinasi (misalnya pemutih) untuk menghasilkan gas chloramine yang mematikan.
Bahan antibeku – Bahan antibeku seperti ethylene glycol, bahan kimia yang beracun jika tertelan. Jika terhirup dapat menyebabkan pusing, kerusakan otak serius, jantung, ginjal, dan kerusakan organ internal lainnya. Ethylene glycol memiliki rasa manis, sehingga menarik bagi anak-anak dan hewan peliharaan. Bau yang harum dapat memikat hewan peliharaan.
Bahan pemutih – Bahan pemutih mengandung natrium hipoklorit, bahan kimia yang dapat menyebabkan iritasi dan kerusakan pada kulit dan sistem pernapasan jika terhirup atau terkena kulit. Jangan pernah mencampur pemutih dengan amonia atau dengan pembersih toilet atau pembersih saluran air, karena sangat berbahaya dan dang menghasilkan asap yang mematikan.
Pembersih saluran air – Pembersih saluran air merupakan larutan alkali (natrium hidroksida) atau asam sulfat. Larutan ini mampu menyebabkan luka bakar yang sangat serius jika memercik di kulit. Jika terkena mata dapat menyebabkan kebutaan.
Deterjen – deterjen mengandung berbagai bahan kimia. Jika tertelan larutan kimia ini dapat menyebabkan mual, muntah, sawan dan bahkan dapat koma. Sebagian orang mengalami kepekaan kimia untuk pewarna dan parfum yang terdapat di beberapa deterjen.
Kamper – kapur barus mengandung p-dichlorobenzene atau naftalena. Kedua bahan kimia beracun dan dapat menyebabkan pusing, sakit kepala, dan iritasi pada mata, kulit, dan sistem pernafasan. Kontak yang berkepanjangan dapat menyebabkan kerusakan hati dan pembentukan katarak.
Oli motor – Cairan oli yang merupakan senyawa hidrokarbon dapat menyebabkan kanker. Banyak orang tidak menyadari bahwa oli motor mengandung logam berat, yang dapat merusak sistem syaraf dan sistem organ lainnya.
Pembersih oven – Bahaya dari oven cleaner tergantung pada komposisinya. Beberapa oven pembersih mengandung natrium hidroksida atau kalium hidroksida, yang sangat korosif basa kuat. Bahan kimia ini dapat mematikan jika tertelan. Selain itu juga dapat menyebabkan luka bakar kimia pada kulit atau di paru-paru jika dihirup.
racun tikus – racun tikus (rodentisida) produk sekarang memang kurang mematikan dibanding produk dahulu, namun tetap beracun bagi manusia dan hewan peliharaan. Kebanyakan rodentisida mengandung warfarin, sebuah kimia yang menyebabkan perdarahan jika ditelan.
cairan wiper – Wiper fluida beracun jika Anda minum itu, bahan kimia ini diserap melalui kulit, sehingga beracun untuk disentuh. Menelan ethylene glycol dapat menyebabkan otak, jantung, dan kerusakan ginjal, dan mungkin kematian. Inhalasi dapat menyebabkan pusing. Methanol dalam cairan wiper dapat diserap melalui kulit, dihirup, atau tertelan. Metanol merusak otak, hati, dan ginjal dan dapat menyebabkan kebutaan. Isopropil alkohol yang bertindak sebagai depresan sistem saraf pusat, menyebabkan mengantuk, ketidaksadaran, dan berpotensi kematian.
Filed under: artikel | Tagged: bahan beracun berbahaya | Leave a Comment »






Sore hari sekitar jam 5, terdengar dering sms di ponsel saya, mungkin dari kawan di sekolah, pikir saya, ternyata dari kawan lama yang jauh di sebelah Pegunungan Meratus sana …begini tulisannya :